Buccinator Pindah Rumah

Terhitung mulai Januari 2009, media komunikasi dan informasi Warga Buccinator akan pindah rumah ke alamat baru:

www.buccinator.org

Dengan demikian maka rumah yang lama di sini di www.buccinator.wordpress.com tidak lagi akan menerima posting tulisan lagi. Tetapi alamat ini akan tetap ada agar bisa dibaca sebagai sebuah langkah awal bersejarah untuk perjalanan komunikasi Warga Buccinator. Untuk selanjutnya alamat www.buccinator.org yang akan diaktifkan dan dikembangkan. Alamat ini sudah online dan bisa dibaca dan semua isi di alamat lama sudah dipindahkan, hanya saja masih memerlukan penyesuaian di sana-sini sehingga baru bisa dilaunching resmi per 1 Januari 2009. Jadi segala postingan dan lainnya baru bisa dimulai saat pergantian tahun baru dengan rumah dan wajah baru. Komentar masih bisa dituliskan di alamat ini. Terimakasih, selamat Natal, selamat tahun baru Hijriah dan Selamat tahun baru 2009.

3 Comments

Filed under Pengumuman

Identitas Asal-asalan Terpaksa Dieksklusi

Minta maaf dengan sangat. Karena munculnya beberapa identitas “aneh” ke blog ini dan ada sebagian yang gundah dengan hal ini, atas diskusi dan saran dari beberapa teman juga, agar blog ini bisa menjadi media interaksi, diskusi yang mencerahkan dan lebih bertanggung jawab. Dan mengingat juga ada beberapa nama-nama yang semakin tidak jelas, kalau dulu sempat muncul “someone”, “someone juga”, “anonim”, “anonymous” dan lainnya. Dan kini ada “tuyul”, “celuluk” dan lainnya. Dengan sangat menyesal setiap identitas aneh dan asal-asalan akan diekslusi tanpa moderasi. Artinya tetap bisa kirim komentar dan muncul, tetapi selanjutnya akan didelete oleh admin. Semoga ini merupakan upaya dan masukan sehat buat kemajuan blog ini. Terimakasih.

5 Comments

Filed under Pengumuman

Tiga Kisah: Bakti Sosial, Bajra`s Waroeng dan Kardiolog Muda.

Masih banyak Warga Bucci yang belum juga mampir ke blog ini untuk sekedar berkabar. Dari awal blog ini memang dibuat untuk bisa memberi kabar terbaru Warga Bucci, berbagi pengalaman, hingga diseminasi informasi kedokteran dan kesehatan. Karena masih tahap sosialisasi tentu saja kabar apapun yang terkini tentang Warga Bucci akan sangat diharapkan. Dimana saja dan apa saja aktivitasnya saat ini. Besar harapan topik kesehatan juga akan ramai menyusul. Ini bukan masalah kisah sukses atau tidak sukses, karena sekecil apapun tiap orang pasti punya kisah sukses. Ini juga bukan tentang berhasil atau tidak berhasil. Tetapi semuanya tentang berbagi informasi. Kita semua tentu senang bila Warga Bucci bisa memberi arti dalam kehidupan ini. Apapun itu, walau kisah-kisah itu bukanlah melulu di meja ruang praktek saat membawa stetoskop. Di sanalah uniknya kehidupan ini. Dan dalam dua hari ini ada tiga cerita tentang Warga Bucci yang kembali dikabarkan.

Pertama, dua hari lalu, teman kita yang cantik, dr. Fransisca Nathasa, menelpon dan bertanya tentang ketertarikannya dan keinginan untuk mencari tahu lebih dalam tentang ilmu anti aging medicine yang kini semakin populer, sekalian menyampaikan informasi bahwa beliau kini berpraktek di rumah, di Jalan Bhinneka Jati Jaya, Kuta. Ada yang menarik dalam langkah yang diambil oleh dr. Nathasa, di mana beliau dan keluarga masih sangat aktif dalam kegiatan-kegiatan pengabdian di gereja dan pendampingan anak muda di wilayah Tuban, Kuta. Sehingga ini membuatnya bergerak untuk juga membuat kegiatan bakti sosial yang digerakkan oleh anak-anak muda. Tanggal 6 Desember nanti di Karangasem. Agenda bakti sosial ini juga akan dilengkapi dengan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Jadi, bila ada teman sejawat yang bisa meluangkan waktu dan berkenan untuk berpartisipasi buat kemanusiaan, silakan bisa kontak beliau untuk ikut agenda ini.

Yang kedua, adalah kabar baik dari dr. Putra Wibawa. Di sela-sela kesibukannya mesti membagi waktu antara pekerjaan di RS Sanglah dan menyelesaikan tesis Magister Kenotariatannya, beliau masih sempat menyibukkan diri membuka salah satu bisnis barunya. Kemarin beliau menelpon untuk bisa sekedar datang ke warungnya di Renon. Lebih tepat kafe bila dilihat dari tampilannya. Karena ada waktu, saya sempatkan datang bersama beberapa teman blogger kuliner yang biasa menulis tentang makanan atau tempat nongkrong baru. Kafe eksklusif yang diberi nama “Bajra`s Waroeng” yang berlokasi persis di seberang selatan Monumen Bajra Sandhi Renon terlihat nyaman dan menyenangkan. Nasi Goreng Bajra`s nya yang saya coba sangat lezat. Free appetizernya juga menggoda. Apalagi saya juga mencoba Lemon Squashnya yang segar. Hidangan western lainnya menjadi nuansa utama tempat ini. Silakan datang ke tempat ini karena pelayanannya ramah dan mumpung dikasi diskon besar. Tempat ini bisa jadi alternatif lain buat Warga Bucci nongkrong, selain Warung Rani milik dr. Asih Primatanti dan Warung Be Pasihnya dr. Sri Widnyani.

Kisah terakhir terjadi baru saja. Pagi tadi. Seseorang yang selama ini hanya terdengar kabarnya saja akhirnya bisa ketemu hari ini. Selama ini saya hanya dapat kabar dari isterinya (yang mengambil studi pascasarjana kedokteran reproduksi). Beliau adalah sang Kardiolog pertama dari Warga Bucci, dr. Bagus Ari PDS, SpJP, yang sudah kembali bertugas di RS Sanglah. Selepas kongres internasional kardiologi di Vietnam, beliau kembali bertugas dengan posisi utama di Poliklinik Kardiologi. Wajah gembira terlintas di air mukanya. Hari ini beliau semestinya memberikan kuliah untuk mahasiswa menggantikan seniornya dr. Bajranadha,SpjP. Tetapi rupanya ada miskomunikasi dengan pemberi jadualnya. Tetapi tidak apa, karena kejadian itu akhirnya kita malah bisa ketemu dan tahu kabar tearkhir dari beliau, Gus Arik. Sebuah permasalahan klasik sempat diungkap sebagai sebuah hambatan dan tantangan dokter-dokter muda sekarang. Dan ini bisa terjadi dengan siapa saja yang akan memasuki tembok-tembok birokrasi dan tradisi kampus dan klinik. Permasalahan senioritas yang kembali disebut-sebut. Ini akan menjadi penghalang yang junior mengalami keterlambatan untuk berinisiatif dan berkembang. Bersyukurlah yang tidak mengalaminya. Artinya, jadi spesialispun tidak selalu berarti sebuah kabar beruntung. Semoga saja Warga Buccinator malah bisa menjadi agen perubahan mitos dan praktek-praktek senioritas dengan paradigma lama yang selalu tidak jelas membagi pekerjaan dengan junior dan cenderung disadari ataupun tidak malah menghambat perkembangannya. Semoga ini tidak dilakukan Warga Bucci di bagian atau posisinya. Di manapun.

Leave a Comment

Filed under Kabar Keluarga Buccinator

Yang Ditunggu Datang Juga

Setelah menunggu dan menunggu lewat dari dua minggu. Akhirnya yang ditunggu datang juga. Kemarin sempat tidak lengkap menulis. Sebenarnya ada dua lagi Warga Bucci yang menunggu. Menunggu pengumuman kelulusan CPNS dosen FK Unud dari lingkungan Departemen Pendidikan. Kedua orang ini adalah dr. Wayan Subawa dan dr. R Yully Prapyatiningsih. Kalau dr. Wayan Subawa menanti pengumuman buat dirinya. Sedangkan dr. Yully menanti kabar suaminya. Hari ini pengumuman disampaikan. Dari empat Warga Bucci yang lolos testing sebelumnya, akhirnya skornya dua-dua. Dua yang lulus, dr. Oka Negara untuk Bagian Andrologi dan Seksologi FK Unud dan dr. Wayan Subawa untuk Bagian Orthopedi. Sedangkan dr. Yully juga bergembira karena suaminya, dr. Eka Wiratnaya, lolos untuk Bagian Bedah. Teman-teman yang lain yang belum beruntung kali ini saya yakin akan lolos di tahun depan , karena memang untuk persaingan tahun ini di klinik sungguh ketat, dan terdengar di belakang layar banyak “permainannya”. Padahal memang yang diprioritaskan adalah yang sudah menjadi tenaga pengabdi akademik terlebih dahulu. Terlepas dari adanya gosip, nepotisme, tenteng-menenteng yang terjadi, saat disampaikan kabar ini ke dr. Wayan Subawa, yang bersangkutan belum mengetahui kelulusannya dan berterimakasih sudah diberitahu kabarnya.

Pengumumannya bisa dilihat di www.depdiknas.go.id

8 Comments

Filed under Kabar Keluarga Buccinator

Break Sejenak: Kabar Gembira dan Yang Ditunggu.

Rileks sejenak. Blog ini mulai ada yang masuk berkonsultasi. dr Arya Nugraha dan dr. Asih Primatanti dengan sigap langsung menjawabnya. Seperti inilah nanti sebuah blog bisa berperan buat masyarakat. Terus, ada kabar baik dan gembira. Teman kita dr. Hanafi diterima dan sudah langsung memulai residensinya di Bagian Bedah Universitas Brawijaya. Terus dr. Oka Negara blognya mendapatkan First Place di Blog Award 2008 untuk isu kespro, HIV AIDS, gender dan HAM. Bisa dilihat di sini atau di blognya.
Terus ada juga yang ditunggu. Apa itu? Pengumuman penerimaan tiga Warga Bucci di CPNS Unud. Ada dr. Cok Dalem Pemayun, SpKK,  juga dr. Kadek Sukmawati, SpA dan dr. Oka Negara. Rencananya tanggal 14 Nopember lalu diumumkan, tapi akhirnya malah molor sampai akhir bulan Nopember karena ketidaksiapan pihak Depdiknas pusat. Mudah-mudahan kemoloran ini tidak menimbulkan peluang “permainan kelas atas”, karena isunya santer beredar ada nego-nego terselubung langsung ke pusat. Semoga saja tidak dan yang muncul adalah kabar baik.

7 Comments

Filed under Kabar Keluarga Buccinator

Tunggu Dulu; Ada Kabar Dari Juragan Apotek dan Apotekernya.

Blog ini sebenarnya makin asik, walau sempat berkurang juga jumlah visitornya dalam seminggu terakhir. Semangat untuk mengisi posting di blog ini juga mulai melemah karena harus membagi diri dengan berbagai kegiatan lain. Semoga masih ada energi untuk terus menulis di blog ini. Karena sebenarnya masih akan ada tulisan kabar terakhir tentang dr. Asih Primatanti, terus dr. Kadek Sukmawati dan dr. Cok Dalem Pemayun yang sedang menunggu hasil tes. Lalu sempat ada kabar dari dr. Arya Nugraha dan dr. Agus Donny Susanto. Terus ada kunjungan dari jauh, dr. Dwi Dharmayana. Juga sebenarnya ada beberapa info setengah rahasia yang datang dari Bagian Orthopedi tentang kabar dr. Subawa. Oh ya, ada juga kabar terakhir tentang kesibukan dan teka-teki pilihan hidup dari dr. Putra Wibawa. Tenang saja, semua akan ditulis nanti karena rupanya hasil polling banyak yang meminta menulis kabar khusus tentang profil warga Bucci. Antri dulu deh.

Terus, yang mulai berdatangan dari jauh mampir ke blog ini juga makin bertambah. Jadi makin semangat untuk suatu saat membuat reuni. Kali ini dari genk Jakarta yang berkabar. Ada dr. Novi Resistantie yang sibuk seksio terus, ada Restia yang sedang belajar pulmo. Icak? Yah so pasti sudah sering berkabar, beliau masih di Jakarta menunggu jadwal mulai kuliah di Dermatologi tahun 2010 nanti. Nah, sebelum menceritakan yang lain, hari ini ada email masuk ke alamat saya. Email ini pingin lewat dan mampir lebih dulu. Kabar singkat dari teman kita, langsung dari sumbernya. Juga mengabarkan teman lama kita yang sekarang jadi apoteker. Langsung dengan tulisannya. Tidak saya edit. Apa adanya. Penasaran? Silakan lanjutkan…. Continue reading

5 Comments

Filed under Kabar Keluarga Buccinator

Refreshing: Tebak-tebakan (part 1)

Kamis kemarin bertemu dr. Kadek Sukmawati,SpA dan dr. Cok Dalem Pemayun,SpKK di Bukit Jimbaran. Kami bertiga sedang mengikuti final test untuk formasi PNS di FK Unud. Ada banyak cerita di sini, tetapi nanti saja versi lengkapnya. Hari itu yang dilakukan adalah tes presentasi sepuluh menit simulasi mengajar untuk bagian masing-masing. Kadek presentasi topik pediatri, Cok Dalem topik dermatologi dan saya (okanegara-red) presentasi topik andrologi. Jadi ingat dengan masa kuliah dulu, banyak dosen punya cara presentasi sendiri-sendiri yang unik.

Nah, dalam posting ini, saya ingin mengajak tebak-tebakan mengingat masa lalu. Sangat mudah dijawab jika masih ingat masa lalu. Pertanyaannya: Siapakah dosen kita dulu yang sering bilang seperti ini: “Catat-catat saja dulu, nanti saya ajarin!”.

3 Comments

Filed under Kenangan